Seminar KKA Angkatan XXIII

Rabu, 24 Maret 2010 , Posted by DIKLATPIM TIGA DEP PU 23 at 15.44

Tidak terasa sudah pelaksanaan kegiatan diklat kepemimpinan tingkat III yang diselenggarakan oleh Balai Diklat PU Wilayah II Bandung, pada sore hari ini berakhir untuk seluruh rangkaian pembelajaran di dalam maupun di luar ruangan kelas, satu hal yang menjadi ciri khusus berakhirnya kegiatan ini adalah dengan di tandai oleh seminar KKA ( Kertas Kerja Angkatan ).

Perjuangan panjang dari mulai di gelarnya Laporan OL di Kabupaten Bogor, Seminar KKP, KKK hingga Seminar KKA tidak membuat lelah TIM WORK yang senantiasa solid di angkatan XXIII dengan di ketuai oleh mang zezeps, Baru Panjaitan, Tosan Subyantoro dan Asmawati serta dibantu oleh tenaga2 pemikir dan tenaga2 pensuplai dana kegiatan juga tenaga penggembira..dg dikomandani Pakciek Syariffudin akhirnya rangkaian panjang itu dilalui dengan mulus tanpa hambatan yang berarti.

Pada sore hari ini tampak dalam gambar, I komang Sudana tengah mempresentasikan KKA dengan thema Reformasi Birokrasi yg lokus dan fokusnya di kabupaten Bogor dengan memilih judul yang lebih spesifik yaitu : “Belum Optimalnya Pengawasan dan Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan”.
Banyak kata dan pendapat yang mempertanyakan mengapa kok dalam rangka Reformasi Birokrasi ini lebih terfokus kepada unsur pengawasan..? padahal dalam buku yang diterbitkan oleh LAN RI menyebutkan hanya 3 unsur dalam reformasi tersebut yaitu terdiri dari SDM, Organisasi dan Tata Laksana tidak pernah menyinggung atau memuat unsur pengawasan dan jawabannya sebagai alasan kami menuliskan atau menambahkan unsur pengawasan adalah hasil pembuktian lapangan ketika OL di kabupaten Bogor beberapa minggu kebelakang dimana kami menemukan jawabannya.

Sebagai alasan menjawab pertanyaan tersebut di atas walaupun bukan merupakan hasil penelitian khusus dengan menggunakan sample yg cukup banyak, ternyata dalam rangka Reformasi Birokrasi itu , ketiga unsur reformasi seperti di ungkapkan di atas pada dasarnya sudah di laksanakan sejak jauh hari baik pada tataran pemerintah pusat,provinsi maupun kabupaten /kota, akan tetapi unsur pengawasan inilah yang seakan terlupakan..? maka dari itu kami mencoba menambahkannya unsur pengawasan untuk bekal kami di tempat tugas masing-masing bahwa reformasi birokrasi itu tidak hanya sdm, organisasi dan tatalaksana semata tapi masih di perlukan satu unsur lagi yaitu pengawasan.terlepas di tingkatan mana yg dapat berfungsi sebagai pengawasnya, karena dalam konteks Reformasi Birokrasi kita ini semua satker / skpd belum berani menunjukan peranan pengawasan yg benar-benar dirinya bersih dan mampu mengawasi yg lain, maka dari itu bersikaplah awas dan waspada.. dan mulailah awasi diri kita sendiri sebelum mengawasi orang lain atau kerangka organisasi yg lebih besar.

Pimpinan diklat kami mengatakan satu arahan yg membuat kami ini tergugah rasa hati, yaitu " Sapulah Organisasi anda dengan sapu yg bersih dan janganlah menyapunya dengan sapu yang sudah kotor, karena akan semakin kotor..?"

Silahkan renungkan saja oleh semua rekan-rekan pendapat tersebut tanpa perlu di komentari dan mengkomentari semuanya kembalikan kepada diri kita masing-masing. semoga dengan berakhirnya diklat kita ini senantiasa akan lebih maju dan sukses serta mencapai karier puncak di instansi masing-masing.

Bookmark and Share

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Poskan Komentar