Khasiat Berjalan kaki

Selasa, 30 Maret 2010 , Posted by DIKLATPIM TIGA DEP PU 23 at 15.19


Upaya jalan kaki lebih membakar kalori.

Sediakan Teh Original Herbal, selama berjalan kaki, bisa membantu membakar 200 kalori menjadi energi.
Badan tak loyo, malah bersemangat.

1. Pertama tama tentu menekan resiko serangan jantung.
Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti.

Untuk itu otot jantung, membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar.
Berjalan kaki dengan cepat memperderas aliran darah kedalam koroner jantung.
Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan terjaga untuk tetap bisa berdegup.

Bukan hanya itu, kelenturan darah arteri tubuh juga terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengencangnya otot otot tubuh yang berada disekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki dengan cepat itu.

Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antar sel darah yang bisa ber akibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga berkurang.

Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki cepat.

Tidak hanya cara diluar obat yang dapat meningkatkan kadar LDL selain dengan bergerak badan.
Berjalan kaki dengan cepat tercatat mampu menurunkan resiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.


2. Kendati manfaat berjalan kaki dengan cepat terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa study menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Lihat saja bukti alami nenek moyang kita yang lebih banyak melakukan aktivitas berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak zaman sekarang.

Salah satu study terhadap 70.000 perawat (Harvard school of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, resiko mereka terserang stroke menurun 2/3 nya.


3. Berat badan stabil.
Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki secara rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan.
Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.


4. Menurunkan berat badan.
Selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki dengan cepat itu secara rutin.
Kelebihan lemak dibawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan dengan cepat paling kurang satu jam.


5.Mencegah kencing manis.
Dengan membiasakan berjalan dengan cepat sekitar 6 Km perjam dan dengan waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau berkembangnya diabetes type 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk.

Sebagaimana kita ketahui bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin secara berkala.
Selama gula darah terkontrol hanya dengan cara gerak badan, obat tidak diperlukan lagi.
Itu berarti bahwa berjalan kaki dengan cepat sama manfaatnya dengan obat anti diabetes.


6. Mencegah Osteoprosis.
Dengan gerak badan berjalan kaki dengan cepat, bukan saja otot badan yang diperkokoh, juga tulang belulangnya.
Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan juga diperlukan, selain butuh paparan matahari pagi.
Tak cukup extra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis.
Tubuh juga butuh gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.


7. Meredam encok lutut.
Lebih dari 1/3 orang lanjut usia di Amerika mengalami encok lutut (Osteoarthritis).
Dengan membiasakan diri berjalan cepat atau memilih berjalan didalam kolam renang, keluhan nyeri encok pada lutut bisa mereda.
Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang seling, tidak setiap hari.
Tujuan nya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan.

Suatu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki, jangan keliru memilih sepatu olahraga.
Kita tahu dengan semakin bertambahnya usia ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi semakin menipis dan cairan sendi sudah susut.
Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada orang yang gemuk.

Bila bantuan sol sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan.
Itu ber arti sendi tetap mengalami goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat.
Hal ini juga memperburuk kondisi sendi, atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang beresiko terkena gangguan sendi.


8. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi.
Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresi yang harus diminum rutin.
Study Ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih dari 10 tahun.


9. Kanker juga dapat dibatalkan muncul, bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar.
Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga BAB lebih tertib.
Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahan nya tinja lebih lama disaluran pencernaan.
Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki dengan cepat terhadap kemungkinann penurunan resiko terkena kanker
payudara.

Bookmark and Share

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar